Siapakah yang salah???
Apakah waktu yang datangnya terlambat, hingga banyak problema yang timbul atas cinta itu sendiri.
Apakah cinta yang terbatasi oleh beda usia,
harus demikian saja di trima kalah ??
Sedang bahagia itu ada di dasar lubuk hati,
yang orang yang cuma dapat melecehkan itu gak sanggup liat.....
Kasih, salahkan aku kalau memang aku salah dan gak dapat membunuh perasaan sayang ma kamu.
Atau umpat aku kalau aku cuma butuh sebuah sex...
aku adalah jiwa yang kosong, jiwa yang memang butuh kamu dalam hidupku
aku sangat rindukan kebahagiaan...
bahagia yang cuma aku dapatkan saat denganmu
Dimanakah adil itu andai aku dapat tanyakan?
Dan andaikan rasa itu salah, mengapa harus terlambat saat kita ketemu??
Berkali bahkan beribu si wanita coba tuk lupakan sebuah cinta itu, dan ternyata dia cuma terkapar tanpa harap.
Andai mereka bisa tertawa tuk lecehkan bahagia milik kita?
apakah mereka juga tahu betapa pedihnya saat kau pergi atau tak dampingi hariku meski cuma 24jam di hidupku...
Adakah ini terlambat? ...dan bukankah mendingan telat daripada tidak sama sekali
dan bukankah waktuku yg lalu habisnya juga bukan tuk foya2 ataupun kejar sebuah bahagiaku??
Apakah mereka yg dengan bangga menyalahkan kita juga mengerti, bahwa aku cukupkan waktuku tuk pengabdian...
andaikan cinta itu memang harus tak memiliki,aku pasrahkan semuanya pada TUHAN,
betapa sesungguhnya padamu bahagiaku ada
betapa sesungguhnya memilikimu adalah rahmat yg tiada tara indahnya
Betapa si wanita juga tahu, perjalanan yang berliku gak akan mudah mau menerima atas cinta mereka.
namun cuma satu pegangan itu...
TUHAN beri rasa dan beri hikmah atas semuanya
semuanya pasti ada akhir,...
dan yang kumaui adalah akhir baik tuk kita,,,,
Kau Dan Aku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar