Rabu, 18 Agustus 2010

Air Mata Darahku

hidupku...
penuh luka dan air mata darah...
menetes...
mengalir...
dan tertumpah...
karena kebenaran mungkin hanya tinggal sejarah...
sementara tubuh penuh nafsu mengumbar emosi...
tak pedulikan bisikan nurani yang telah terpatri...
meski dibalik dosa...
iblis-iblis kecil menari-nari diatas mimbarnya...
dan boneka-boneka dengan penggerak duniawi...
membelenggu hati manusia tak bernurani...
menjerat jiwa-jiwa yang merana...
dan menghantar keindahan fatamorgana...
jika peluh mampu menapak bumi...
mungkinkah mentari menyinari kegelapan hati???
hati yang terbungkus kerakusan...
dan berselimut keserakahan...
jikapun itu terjadi...
akankah hidupku kembali berseni???
wajahku kembali berseri???
dan air mata darah tak menetes lagi???

by : awanov

Tidak ada komentar:

Posting Komentar